Itu yang ingin aku teriakkan sekarang. Mungkin ini yang dirasakan sahabat ku kemaren, ketika dia menangisi kelakuan pacarnya.
"Apa aku tidak cukup?. Atau aku kurang cantik untuk dia miliki seorang?"
untuk aku yang tidak merasakan apa2, aku yang tidak mau ikut campur masalah orang lain hanya bisa bilang "yaa sabar. nanti dia juga sadar. mungkin cuma belum siap melupakan sepenuhnya."
bijak bukan?
sangat bijak untuk yang tidak mengerti duduk permasalahannya. dan sekarang aku mengerti bagaimana RASA nya.
okelah. aku bukan orang munafik. kata-kataku "yaa sabar. nanti dia juga sadar. mungkin cuma belum siap melupakan sepenuhnya". :D
Hadapi dengan senyuman. Gila aja !
Tugas fisika sampai tidak terkerjakan gara2 masalah SEPELE.
"Kamu perlu belajar menjadi orang dewasa." tidak mudah memang. Teori memang gampang, prakteknya yang susah. Prosesnya itu loh !
"Apa aku tidak cukup?. Atau aku kurang cantik untuk dia miliki seorang?"
untuk aku yang tidak merasakan apa2, aku yang tidak mau ikut campur masalah orang lain hanya bisa bilang "yaa sabar. nanti dia juga sadar. mungkin cuma belum siap melupakan sepenuhnya."
bijak bukan?
sangat bijak untuk yang tidak mengerti duduk permasalahannya. dan sekarang aku mengerti bagaimana RASA nya.
okelah. aku bukan orang munafik. kata-kataku "yaa sabar. nanti dia juga sadar. mungkin cuma belum siap melupakan sepenuhnya". :D
Hadapi dengan senyuman. Gila aja !
Tugas fisika sampai tidak terkerjakan gara2 masalah SEPELE.
"Kamu perlu belajar menjadi orang dewasa." tidak mudah memang. Teori memang gampang, prakteknya yang susah. Prosesnya itu loh !

1 comments:
prakteknya susah de..
Post a Comment